Tugas
Dampak Covid-19 terhadap Pendidikan Yang Ada di Indonesia
A.Pendahuluan
Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan keterampilan,dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari suatu generasi ke generasi lainnya.Sedangkan menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan Budi pekerti,pikiran,serta jasmani anak agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dengan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakat.Di Indonesia pendidikan berada diperingkat 55 dari 73 negara di akhir tahun 2020,yang dimana dapat dikatakan Pendidikan di Indonesia masih belum stabil dikarenakan beberapa penyebab seperti tidak efisiennya sistem pengajaran,relavansi pendidikan dan kurang minatnya anak-anak untuk bersekolah.Sehingga Pendidikan yang di Indonesia belum stabil sepenuhnya.Terutama saat pandemi Covid-19 datang pada awal Maret-20 yang mengakibatkan pendidikan di Indonesia tidak berjalan seperti sebelum Covid-19 datang ke Indonesia.
Akibat munculnya Covid-19 sistem pendidikan di Indonesia tidak dapat dikontrol dengan baik,yang mulanya sekolah diadakan secara tatap muka/luring semenjak muncul Covid-19 ini muncul berubah menjadi online atau daring.selain itu para orang tua harus menjadi guru dirumah untuk mengajarkan anak-anak mereka mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dengan keterbatasan pembelajaran yang ada.
B.Kajian pustaka
Covid-19 menurut ahli virus/virologis Richard Sutejo Covid-19 adalah tipe virus yang umum menyerang saluran pernapasan. "Virus ini, seperti halnya pendahulunya, MERS dan SARS, mematikan karena menyerang paru-paru dan menimbulkan Acute Respiratory Distress Syndrome yang membahayakan nyawa penderita sehingga memerlukan ventilator untuk bertahan hidup," kata Richard yang juga Head of Master in Bio Management i3L dalam keterangan resmi yang diterima Suara ku dan tata laku seseorang/kelompok dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.sedangkan menurut para ahli Prof. Richey pengertian pendidikan adalah yang berkenaan dengan fungsi yang luas dari pemeliharaan dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat terutama membawa warga masyarakat yang baru (generasi baru) bagi penuaian kewajiban dan tanggung jawabnya di dalam masyarakat.
C.Pembahasan
Dari grafik diatas dapat dilihat Dampak dari virus Covid-19 sangat merugikan pendidikan yang ada di Indonesia.Dalam hal ini pemerintah juga mempunyai beberapa prinsip di masa pandemi Covid-19 ini adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat secara umum, serta mempertimbangkan tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial dalam upaya pemenuhan layanan pendidikan selama pandemi Covid-19,” jelas Mendikbud dalam rapat koordinasi (rakor) bersama Kepala Daerah seluruh Indonesia tentang Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, secara daring, Rabu (2/9/2020). Sehingga masa pandemi ini sekolah-sekolah ditutup sementara,dan sitem belajar mengajar dilakukan secara daring atau online.Pemberlakuan sistem tersebut membuat banyak kontroversi antara peserta didik dan pengajar.Dimana saat proses pengajaran secara online terdapat banyak kendala seperti kurangnya jaringan yang memadai,terkurasnya internet,dan Sulit memahami materi yang diberikan oleh pengajar.Dampak dari sekolah online ini yang menggunakan gadget mempunyai dampak juga terhadap anak-anak yang lebih Memilih bermain game dari pada belajar.Terdapat banyak juga anak-anak terutama anak-anak yang baru masuk sekolah kurang pandai dalam membaca dan menulis.selain Karna keterbatasan internet dan tatap muka juga terbatasi Karna kurang nya sigap orang tua dalam membantu anak-anak dalam mengerjakan tugas dan sebagainya.
D.Penutup
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa munculnya Covid-19 sangat berpengaruh dalam pendidikan yang ada di Indonesia.Dalam hal ini pemerintah harus bisa mengupayakan sistem pembelajaran yang stabil di masa pandemi ini,bukan hanya saja pemerintah tetapi orang tua dan bahkan peserta didik harus bijak dan berkompeten dalam mengelola sistem yang diberikan pemerintah.Bahwasannya Indonesia berada di peringkat 55 dari 73 negara,sehingga sebagai generasi muda dan milenial harus bisa mempertahankan dan memperluas pemikiran terhadap pendidikan yang ada di diindonesia untuk ke depannya.
Komentar
Posting Komentar